PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air bersih akibat kekeringan di sejumlah wilayah.

Bantuan air bersih tersebut disalurkan ke sejumlah desa terdampak kekeringan di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kota Palangka Raya, Kabupaten Barito Timur, Kabupaten Barito Utara, Kabupaten Murung Raya, Kabupaten Seruyan, dan Kabupaten Kotawaringin Timur.

Berdasarkan laporan sementara, total bantuan air bersih yang disalurkan pada Sabtu, 5 September 2026, mencapai 101.800 liter.

Di Kabupaten Kotawaringin Barat, bantuan disalurkan ke Desa Bumi Harjo 5.000 liter, Desa Pandu Sanjaya 12.000 liter, Desa Pangkalan Satu 5.000 liter, Desa Ipuh Bangun Jaya 6.000 liter, Desa Natai Baru 3.000 liter, dan Desa Sukajaya 6.000 liter.

Bantuan juga disalurkan ke Desa Sei Gohong Kota Palangka Raya sebanyak 8.000 liter, Desa Unsum Kabupaten Barito Timur 5.000 liter, serta Desa Parangkampeng Kabupaten Barito Utara 8.000 liter.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam merespons kondisi kekeringan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meminta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya berfokus pada pemadaman dan pengendalian api.

“Kita harus siap menghadapi kondisi yang panjang, bukan hanya hari ini. Dampaknya juga harus kita tangani, termasuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi dan dukungan anggaran tersedia,” tegas Gubernur dalam keterangannya seperti dikutip borneonews pada Senin, 7 September 2026. (HERMAWAN DP/R)