BORNEONEWS, Sampit - Relawan dan Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendapat bantuan perlengkapan dari PT PELNI Cabang Sampit untuk mendukung tugas pemadaman di lapangan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu melindungi petugas dan relawan yang berada di garis depan menghadapi karhutla.
"Pada hari ini kami dari PT PELNI Cabang Sampit memberikan bantuan berupa perlengkapan untuk rekan-rekan baik di relawan maupun BPBD untuk sedikit membantu meringankan tugas dari teman-teman BPBD dan juga relawan dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan," kata Kepala Operasi PT PELNI Cabang Sampit Rico Firdaus, Senin, 7 September 2026.
Bantuan diberikan berupa perlengkapan keselamatan dan kebutuhan pendukung bagi relawan Ketapi 3 dan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim. Perlengkapan tersebut di antaranya safety shoes, masker dan kacamata keselamatan.
Rico menjelaskan, dukungan tersebut juga menjadi bagian dari program peduli lingkungan. Pihaknya berharap kepedulian bersama dapat terus tumbuh untuk menjaga lingkungan dan mencegah dampak karhutla semakin meluas.
"Ini semua kita berikan sebagai bentuk support kepada rekan-rekan relawan dan juga kepada BPBD agar memberikan semangat, dukungan dengan apa yang kita berikan dan tidak kalah penting bahwa ini merupakan program peduli lindungi," ujarnya.
Rico menilai penanganan karhutla tidak hanya berkaitan dengan upaya memadamkan api. Dampaknya juga dapat merambah berbagai sektor, termasuk aktivitas perekonomian masyarakat di Sampit.
"Kita semua yang tinggal, khususnya di Sampit, harus mempunyai rasa kepedulian terhadap lingkungan, kebersamaan, dan juga kita saling melindungi. Supaya dampak daripada kebakaran hutan ini tidak merambah ke sendi-sendi perekonomian khususnya di Kota Sampit," tambahnya.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi para petugas yang menjalankan tugas di lapangan.
"Sehingga hari ini kami atas nama manajemen PT Pelni juga bersyukur bisa ikut berpartisipasi memberikan support, dukungan, walaupun mungkin nilainya tidak seberapa tapi insyaallah manfaatnya ada untuk teman-teman," tuturnya.
Rico menjelaskan, perlengkapan yang diberikan dipilih berdasarkan kondisi yang dihadapi petugas saat melakukan pemadaman karhutla.
"Untuk perlengkapan yang kita berikan ada safety shoes, masker, kacamata safety. Karena kita tahu pada saat proses pemadaman itu yang kita khawatirkan kan adalah asapnya, khususnya buat rekan-rekan yang di garda terdepan," bebernya.
Perlengkapan tersebut diharapkan dapat memberikan perlindungan tambahan bagi relawan dan personel yang harus berhadapan langsung dengan api serta asap selama proses pemadaman.
Sementara itu, Plh Kepala Pelaksana BPBD Kotim Rihel menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan kepada para Satgas karhutla.
"Kami mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada Pelni yang telah menyumbangkan berbagai macam. Ada minuman, masker, susu dan lain-lain. Tentu ini sangat bermanfaat bagi teman-teman karena memang di lapangan memang sangat membutuhkan," kata Rihel.
Ia memastikan bantuan yang diterima akan dicatat dan dikelola agar pemanfaatannya tepat sasaran.
Menurutnya, penanganan karhutla dan kekeringan tidak dapat dilakukan pemerintah seorang diri. Dibutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat, pemerintah hingga dunia usaha.
"Kita terbuka dan bersyukur atas dukungan berbagai pihak. Karena dalam hal bencana karhutla dan kekeringan ini kita tidak bisa sendiri. Jadi semua pihak harus terlibat. Baik masyarakat, pemerintah daerah, RT, RW, Kelurahan, Kecamatan dan dunia usaha harus terlibat aktif," tandasnya.
Ketua Relawan Ketapi 3 Muhammad Mahdani turut menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, perlengkapan tersebut akan sangat membantu para relawan yang selama ini terlibat langsung dalam pemadaman karhutla secara sukarela.
Ia mengatakan para relawan terus berjuang di lapangan meski harus menghadapi risiko paparan asap. Bahkan, tidak sedikit relawan yang mengalami kondisi kesehatan menurun setelah menjalankan tugas pemadaman.
"Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan ini. Tentunya sangat bermanfaat bagi teman-teman relawan," pungkas pria yang akrab disapa Dani tersebut. (DEWI PATMALASARI/H)









