BORNEONEWS, Palangka Raya – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia atau DPD GMNI Kalimantan Tengah memperluas jaringan organisasinya dengan membentuk Dewan Pimpinan Cabang atau DPC GMNI Barito Utara.
Pembentukan tersebut ditandai dengan Deklarasi Pembentukan DPC GMNI Barito Utara yang dirangkaikan dengan Pekan Penerimaan Anggota Baru atau PPAB I di Kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara.
Ketua DPD GMNI Kalimantan Tengah, Maulana Uger mengatakan pembentukan DPC GMNI Barito Utara menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi sekaligus memperluas ruang kaderisasi bagi generasi muda di Kalimantan Tengah.
Menurutnya, kehadiran GMNI di Barito Utara tidak semata-mata berkaitan dengan penambahan struktur organisasi. Lebih dari itu, keberadaan cabang baru diharapkan menjadi ruang pendidikan, pengorganisasian, dan pembentukan karakter generasi muda.
Dengan terbentuknya DPC GMNI Barito Utara, DPD GMNI Kalimantan Tengah kini telah memiliki tujuh DPC di wilayah Kalimantan Tengah.
“GMNI tidak boleh hanya menjadi organisasi yang hidup dalam ruang-ruang diskusi. GMNI harus hadir sebagai ruang pendidikan dan pengorganisasian bagi anak muda Kalimantan Tengah agar memiliki keberanian berpikir, ketajaman menganalisis persoalan, kemampuan mengorganisir, serta keberpihakan yang jelas kepada rakyat,” ujar Maulana kepada Borneonews pada Selasa, 8 September 2026.
Ia menegaskan, ekspansi organisasi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas kader. Sebab, target GMNI bukan sekadar memperbanyak cabang, tetapi membangun jaringan kader Marhaenis yang kuat, progresif, berintegritas, dan mampu membaca persoalan di daerah masing-masing.
“Pembentukan DPC GMNI Barito Utara menjadi satu langkah lagi dalam perjalanan panjang tersebut,” katanya.
DPD GMNI Kalteng selanjutnya akan mendorong pembentukan cabang-cabang baru di kabupaten lainnya, sekaligus memperkuat cabang yang telah berdiri.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas ruang bagi generasi muda untuk belajar, berdiskusi, berorganisasi, bergerak, dan mengabdi di tengah masyarakat.
GMNI Kalteng menilai masa depan daerah tidak hanya ditentukan pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kualitas generasi muda yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/j)









