SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Satu individu orangutan dilaporkan merusak kebun kelapa milik warga di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Puluhan tanaman kelapa dilaporkan rusak setelah orangutan tersebut memakan bagian tanaman kelapa.

Komandan BKSDA Pos Sampit Muriansyah mengatakan, pihaknya menerima laporan kemunculan dan gangguan orangutan tersebut pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 12.10 WIB.

Laporan diterima dari staf Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) Wilayah II Kuala Pembuang, Sudayanto, yang meneruskan informasi dari warga bernama Sugianto.

"Ada 1 individu Orangutan di kebunnya, merusak dan memakan umbut tanaman kelapa, puluhan batang sudah di rusaknya, kerusakan di kebun kelapa terlihat mulai hari Jumat dan ada kebakaran lahan di sekitar lokasi," kata Muriansyah, Rabu, 9 September 2026.

Setelah menerima informasi tersebut, dirinya langsung menghubungi Sugianto untuk mengetahui kondisi orangutan dan lokasi kemunculannya.

Ia kemudian memberikan penjelasan mengenai perilaku orangutan sekaligus meminta warga melakukan pengecekan pada sore hari dan melaporkan kembali apabila orangutan masih berada di sekitar kebun.

Namun, saat dilakukan pengecekan pada Senin sore, orangutan tersebut sudah tidak terlihat di lokasi.

Muriansyah mengimbau warga agar tetap berhati-hati dan segera melaporkan kepada BKSDA apabila orangutan kembali muncul.

Kemunculan orangutan di lokasi tersebut bukan kali pertama. Beberapa tahun sebelumnya, tim rescue dari Pangkalan Bun pernah mendatangi lokasi untuk melakukan upaya penyelamatan orangutan.

Namun, upaya tersebut belum berhasil karena orangutan masuk ke kawasan yang dipenuhi tanaman nipah dengan kondisi rapat dan berair sehingga sulit dilacak.

Saat itu, tim juga telah meminta bantuan pihak TNTP dan warga untuk ikut melakukan pemantauan terhadap keberadaan orangutan. Namun, orangutan akhirnya menghilang dari pantauan. (DEWI PATMALASARI/j)