JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Mantan Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga meninggal dunia pada Rabu, 9 September 2026. Tokoh senior Korps Adhyaksa yang pernah menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah tersebut tutup usia pada 76 tahun setelah sebelumnya mengalami sakit.

Kabar meninggalnya Abdul Hakim Ritonga dibenarkan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna.

“Iya, meninggal dunia pagi ini pukul 10.00 WIB,” kata Anang saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Menurut Anang, Abdul Hakim Ritonga meninggal dunia karena sakit. Almarhum dijadwalkan dimakamkan di San Diego Hills Memorial Park, Karawang, Jawa Barat, pada Rabu sore.

Abdul Hakim Ritonga lahir pada 3 Agustus 1950. Ia merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan memulai pengabdiannya di lingkungan Kejaksaan sejak 1980.

Sepanjang perjalanan kariernya, Ritonga menduduki sejumlah posisi penting di Korps Adhyaksa.

Ia pernah dipercaya menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan, Kepala Kejaksaan Negeri Bogor, Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang hingga Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur.

Karier Ritonga kemudian berlanjut ke tingkat kejaksaan tinggi. Ia tercatat pernah menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah serta Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Namanya kemudian semakin dikenal setelah dipercaya menduduki jabatan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum atau Jampidum pada Desember 2006.

Ritonga selanjutnya diangkat sebagai Wakil Jaksa Agung berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 74/M/2009 dan resmi dilantik pada 12 Agustus 2009.

Pada 5 November 2009, ia mengajukan pengunduran diri dari jabatan Wakil Jaksa Agung setelah namanya muncul dalam polemik dugaan kriminalisasi dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi saat itu, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

Kala itu, Ritonga menyatakan keputusan mundur diambil untuk menjaga kepentingan dan nama baik institusi Kejaksaan. Ia juga menegaskan keputusan tersebut bukan karena tekanan dari pihak mana pun.

Kepergian Abdul Hakim Ritonga meninggalkan jejak panjang pengabdian di lingkungan Kejaksaan, termasuk saat memimpin Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah.

ANTARA