JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Pembalap BMX Indonesia, Amellya Nur Sifa, membidik medali emas pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pengalamannya berlomba di lintasan Nagoya menjadi salah satu modal penting untuk mempertahankan gelar yang diraih pada Asian Games sebelumnya.

“Target medali. Ya, mempertahankan emas,” kata Amellya saat ditemui di Jakarta, Rabu, 9 September 2026.

Juara bertahan BMX racing putri Asian Games itu telah menjalani persiapan sejak Februari 2026. Pemusatan latihan sempat dilakukan di Banyuwangi sebelum kemudian berlanjut di Jakarta pada awal September.

Menurut Amellya, karakter lintasan di Nagoya akan menjadi tantangan tersendiri karena lebih teknikal dibandingkan trek yang digunakan pada Asian BMX Racing Championships 2026 di Malaysia.

“Uji coba kemarin ACC di Malaysia. Tapi treknya di Jepang sama yang kemarin di Malaysia beda. Yang di Malaysia kemarin itu cuma pedaling terus, tapi yang di Jepang ini teknikal,” ujarnya.

Meski demikian, Amellya memiliki keuntungan karena sudah pernah menjajal lintasan Nagoya Velodrome BMX Race Course.

Ia sebelumnya berlomba di tempat yang sama pada Asian BMX Racing Championships 2025 dan berhasil menempati peringkat kedua kategori Women U23.

Pengalaman itu membuat atlet berusia 23 tahun tersebut tidak sepenuhnya asing dengan karakter lintasan yang nantinya menjadi arena pertandingan BMX Racing Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Nagoya Velodrome BMX Race Course sendiri merupakan fasilitas baru yang mulai dibuka pada Agustus 2025. Trek tersebut memiliki panjang sekitar 330 meter dengan bukit start setinggi lima meter.

Menjelang keberangkatan ke Jepang, Amellya memilih fokus menjaga kondisi fisik, mempertahankan performa serta mematangkan kesiapan mental.

“Ya, persiapkan mental terutama. Menjaga performanya,” katanya.

Amellya memastikan kondisi fisiknya dalam keadaan baik menjelang pertandingan.

Uji coba terakhir sebelum Asian Games dilakukan pada Asian BMX Racing Championships di Arena BMX Nilai, Negeri Sembilan, Malaysia, pada 6-8 Agustus 2026.

Dalam kejuaraan tersebut, Amellya menyelesaikan nomor Women Elite di posisi keempat. Sementara rekannya, Jasmine Azzahra Setyobudi, meraih medali emas pada kategori Women U23.

Amellya dan Jasmine kembali menjadi andalan Indonesia di sektor BMX putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Keduanya sebelumnya juga menyumbangkan medali bagi Indonesia pada Asian Games Hangzhou. Amellya berhasil meraih emas, sedangkan Jasmine membawa pulang medali perunggu.

Pada Asian Games Hangzhou, Amellya memastikan emas setelah mengumpulkan enam poin dari tiga moto run. Ia unggul atas pembalap China, Gu Quanquan, yang juga mengoleksi enam poin setelah memenangi run terakhir.

Selain Amellya dan Jasmine, Indonesia juga menurunkan Rio Akbar dan Fasya Ahsana Rifki pada nomor BMX Racing putra.

Mereka menjadi bagian dari 21 atlet balap sepeda Indonesia yang akan tampil di enam disiplin pada Asian Games 2026.

Pertandingan BMX Racing dijadwalkan berlangsung di Nagoya Velodrome BMX Race Course pada 28 September 2026, mulai dari babak kualifikasi hingga final putra dan putri.

ANTARA