BORNEONEWS, Moskow – Gangguan teknis pada sistem layanan lalu lintas udara di Inggris menyebabkan ratusan penerbangan dibatalkan dan ribuan penumpang mengalami keterlambatan.
Berdasarkan data situs pemantau penerbangan FlightRadar24, sebanyak 625 penerbangan tercatat dibatalkan di sejumlah bandara Inggris hingga pukul 17.00 waktu setempat pada Selasa, 8 September 2026.
Gangguan tersebut terjadi pada sistem yang digunakan National Air Traffic Services atau NATS, badan yang mengelola layanan navigasi udara Inggris.
NATS sebelumnya melaporkan adanya masalah teknis yang berdampak pada proses keberangkatan pesawat dan operasional penerbangan di sejumlah bandara besar.
“Sebanyak 625 penerbangan dibatalkan di bandara-bandara Inggris hingga pukul 17.00 waktu setempat pada 8 September,” demikian informasi FlightRadar24 melalui media sosial.
Sekitar 10 bandara besar di Inggris terdampak gangguan tersebut. Sejumlah penerbangan terpaksa dibatalkan, sementara penerbangan lainnya mengalami penundaan.
NATS menjelaskan gangguan terjadi pada sistem pemrosesan data penerbangan yang berperan penting dalam pengaturan lalu lintas udara.
Dampak gangguan teknis diperkirakan masih terasa sepanjang hari meskipun upaya pemulihan sistem terus dilakukan.
Kondisi tersebut membuat ribuan penumpang terdampak, baik karena pembatalan maupun keterlambatan jadwal penerbangan.
Gangguan bahkan turut memengaruhi perjalanan klub sepak bola Inggris, Arsenal.
Menurut laporan Sky News, tim asal London tersebut saat itu tengah melakukan perjalanan menuju Napoli, Italia, untuk menjalani pertandingan pertama Liga Champions musim ini melawan Napoli.
Gangguan layanan lalu lintas udara tersebut membuat operasional sejumlah bandara utama Inggris terganggu dan memaksa maskapai menyesuaikan jadwal penerbangan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti/ANTARA









