JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Personel TNI menyita sebanyak 21.400 batang ganja yang ditemukan di dua ladang berbeda di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Ladang tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok Organisasi Papua Merdeka atau OPM.

Berdasarkan keterangan resmi Pusat Penerangan Mabes TNI, ribuan batang ganja itu ditemukan di Kampung Ibiroma dan Kampung Hesmat, Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Selasa, 8 September 2026.

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan, informasi di lapangan mengarah pada dugaan keterkaitan ladang tersebut dengan kelompok OPM yang dipimpin Egianus Kogoya.

“Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, keberadaan ladang ganja tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok OPM pimpinan Egianus Kogoya,” kata Nas saat dikonfirmasi.

Penemuan ladang ganja tersebut terjadi saat TNI melaksanakan Operasi Kinetik 3.18.

Operasi itu melibatkan 78 personel Yonif 725/WRG yang tergabung dalam Satgas Komando Operasi Habema.

Meski demikian, TNI belum membeberkan secara rinci kronologi penemuan dua ladang ganja tersebut.

Puspen TNI menyampaikan, seluruh tanaman yang ditemukan kemudian disita untuk mencegah potensi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di wilayah Papua Pegunungan.

Barang bukti tersebut juga disebut akan digunakan sebagai bagian dari pengembangan informasi untuk menelusuri aktivitas kelompok yang diduga berkaitan dengan ladang ganja itu.

TNI menegaskan akan terus mendukung upaya menjaga keamanan masyarakat sekaligus memberantas peredaran narkotika di Papua Pegunungan.

Pengungkapan tersebut menjadi bagian dari operasi keamanan yang dilakukan TNI di wilayah Yahukimo, sekaligus upaya mencegah pemanfaatan narkotika untuk kegiatan yang dapat merugikan masyarakat.

ANTARA