PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah diperkuat dengan dukungan 6 unit helikopter water bombing dan patroli.

Dukungan armada udara tersebut digunakan untuk memperkuat operasi penanggulangan karhutla di seluruh kabupaten/kota.

Selain 6 helikopter, penanganan karhutla turut didukung 1 unit pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Kepala Pelaksana BPB-PK Provinsi Kalteng Ahmad Toyib mengatakan tim gabungan terus dioptimalkan di lapangan untuk mengendalikan penyebaran titik api.

"Kami terus mengerahkan segenap sumber daya, baik personel gabungan darat maupun dukungan armada udara, untuk melakukan pemadaman dan pemantauan secara intensif di titik-titik rawan," kata Ahmad Toyib dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Kamis, 9 September 2026.

Menurutnya, penanganan karhutla dilakukan secara terpadu melalui pemadaman darat, rekayasa cuaca, hingga penegakan hukum bagi pihak yang sengaja membakar lahan.

Operasi darat dalam penanggulangan karhutla diperkuat dengan dukungan armada udara berupa 6 unit helikopter water bombing dan patroli serta 1 unit pesawat OMC.

Sinergi antara satgas darat, pemantauan udara, dan kesadaran masyarakat menjadi kunci utama agar titik api dapat dikendalikan sebelum meluas. (HERMAWAN DP/y)