BORNEONEWS, Depok - Citra Borneo Indah Group (CBI) bersama Abdul Rasyid Foundation dan Laznas Yakesma menyalurkan bantuan kemanusiaan sebanyak 19 ton untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut dilepas dari Gudang Logistik di Depok, Jawa Barat, Kamis, 10 September 2026. Pengiriman dilakukan melalui jalur darat dan laut untuk selanjutnya diterima tim Disaster Risk Management (DRM) dan relawan Laznas Yakesma di wilayah terdampak.
Nicky Pitaloka yang mewakili Owner CBI Group dan keluarga besar H. Abdul Rasyid AS, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan dan keluarga besar H. Abdul Rasyid AS terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana.
"CBI Group menyampaikan terima kasih kepada Laznas Yakesma yang telah membantu dalam proses penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di NTT," jelas Nicky Pitaloka.
Nicky Pitaloka mengatakan CBI Group berkomitmen untuk terus berkontribusi membantu masyarakat, termasuk dalam situasi kebencanaan, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.
"Bantuan sebanyak 19 ton tersebut terdiri dari berbagai kebutuhan dasar masyarakat dan pengungsi. Di antaranya obat-obatan, susu bayi, beras, minyak goreng, gula, bahan makanan pokok lainnya, terpal, selimut serta kebutuhan dasar bagi pengungsi yang berada di tenda-tenda darurat," jelas Nicky Pitaloka.
Menurut Nicky Pitaloka, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus meringankan beban mereka selama berada dalam masa tanggap dan pemulihan pascabencana.
Sementara itu, CEO Laznas Yakesma Romdlon Hidayat mengatakan pihaknya mengapresiasi kepercayaan yang diberikan CBI Group dalam membantu masyarakat terdampak gempa di NTT.
"Kami menyampaikan apresiasi atas kepercayaan CBI Group kepada Laznas Yakesma. Amanah ini akan kami jalankan secara profesional dan tepat sasaran, serta memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan," jelas Romdlon Hidayat.
Romdlon Hidayat menjelaskan, setelah diberangkatkan dari Depok, bantuan akan melalui jalur darat dan laut sebelum diterima oleh tim DRM dan relawan Laznas Yakesma di lokasi tujuan. Selanjutnya, bantuan disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana dan para pengungsi.
Romdlon Hidayat mengatakan kolaborasi tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung proses pemulihan pascabencana di NTT.
"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak, memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi dan mendukung proses pemulihan pascabencana," jelas Romdlon Hidayat.
Romdlon Hidayat mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi antara dunia usaha, lembaga filantropi dan masyarakat dalam menjalankan amanah kemanusiaan secara profesional serta memastikan bantuan dapat disalurkan kepada pihak yang membutuhkan.
Rangkaian kegiatan pelepasan bantuan diawali dengan sambutan dari pihak CBI Group dan Laznas Yakesma, dilanjutkan doa bersama, penyerahan bantuan secara simbolis, dokumentasi dan pelepasan truk bantuan. (WAHYU KRIDA/j)









