BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor melantik 103 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim sekaligus mengangkat Pj Sekda sebagai bagian dari penyegaran birokrasi. Pelantikan mencakup pejabat pengawas, administrator hingga pejabat pimpinan tinggi pratama.
Dari 104 pejabat yang dilantik, sebanyak 43 merupakan pejabat eselon IV, 44 pejabat eselon III dan 16 pejabat eselon II. Selain itu, Halikinnor juga melantik Diana Setiawan sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim menggantikan Umar Kaderi.
Halikinnor mengatakan, mutasi dan promosi dilakukan untuk menyegarkan organisasi sekaligus mengoptimalkan kinerja perangkat daerah. Ia berharap pejabat yang mendapat amanah baru dapat bekerja lebih maksimal sesuai kebutuhan organisasi.
"Harapannya dengan dilakukan penyegaran atau mutasi bahkan ada yang promosi maka kinerja Pemkab Kotim," kata Halikinnor, Jumat, 11 September 2026.
Menurutnya, tantangan pemerintah daerah saat ini semakin besar karena pelaksanaan program harus disesuaikan dengan kebijakan efisiensi anggaran. Kondisi tersebut membutuhkan kemampuan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mengatur anggaran dan program secara tepat.
Halikinnor mengingatkan kepala OPD agar mampu melakukan efisiensi tanpa menghambat pelaksanaan program prioritas pemerintah daerah. Pengelolaan anggaran harus dilakukan secara cermat agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
"Apalagi kita tahu saat ini kita sedang efisiensi," ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pencapaian program pemerintah tidak dapat dilakukan secara individual. Kekompakan dan koordinasi antarjajaran menjadi kunci agar setiap program dapat berjalan sesuai target.
Halikinnor meminta seluruh pejabat yang baru dilantik membangun tim kerja yang solid dan menjunjung tinggi integritas. Menurutnya, kualitas pelayanan kepada masyarakat sangat bergantung pada kemampuan aparatur dalam bekerja secara bersama-sama.
"Bekerja tidak sendiri tapi harus tim yang kompak dengan integritas yang tinggi sehingga program-program pemerintah daerah ini bisa meningkat dan pelayanan kepada masyarakat bisa lebih baik," jelasnya.
Kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, ia berpesan agar jabatan dipandang sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja. Integritas, profesionalisme dan disiplin harus menjadi dasar dalam menjalankan tugas.
Ia berharap penyegaran birokrasi tersebut dapat membawa semangat baru di lingkungan Pemkab Kotim. Dengan penempatan pejabat sesuai kebutuhan organisasi, kinerja pemerintahan diharapkan meningkat dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik.
?"Bekerjalah dengan integritas, laksanakan tugas dengan profesional, perkuat koordinasi, dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Saya berharap para pejabat yang baru dilantik mampu membawa semangat baru, meningkatkan kinerja organisasi, dan mewujudkan program pemerintah daerah yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









