PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Palangka Raya – PLN menuntaskan pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, untuk memperkuat pasokan listrik sekaligus mendukung pertumbuhan sektor industri di wilayah Pangkalan Bun dan sekitarnya.

Pembangunan tersebut meliputi Extension Gardu Induk (GI) 150 kV Pangkalan Bun arah PT KLM serta Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Pangkalan Bun–PT KLM.

Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Pembangunan Kalimantan Bagian Barat 3, Asep Asikin mengatakan, penyelesaian proyek tersebut menjadi bagian dari upaya PLN menjawab kebutuhan listrik sektor industri yang terus berkembang.

“Penyelesaian proyek ini merupakan wujud komitmen PLN dalam menjawab kebutuhan sektor industri yang dinamis,” kata Asep di Palangka Raya, Sabtu, 12 September 2026.

Infrastruktur tersebut telah berhasil menjalani pemberian tegangan perdana atau energization dan kini siap mendukung kebutuhan Konsumen Tegangan Tinggi di Kotawaringin Barat.

Menurut PLN, ketersediaan listrik yang andal menjadi salah satu faktor penting untuk menopang aktivitas dunia usaha dan industri.

Melalui proyek ini, PLN memperkuat keandalan sistem kelistrikan sekaligus membuka ruang bagi ekspansi kegiatan industri di Pangkalan Bun dan wilayah sekitarnya.

Infrastruktur tersebut dirancang mampu menyalurkan tenaga listrik hingga 39 MVA.

Kapasitas itu diharapkan dapat memberikan kepastian pasokan listrik yang berkesinambungan, meningkatkan produktivitas serta mendukung keberlanjutan operasional sektor industri.

“Listrik memegang peranan vital dalam aktivitas industri. Dengan rampungnya pembangunan ini, kami memastikan kebutuhan Konsumen Tegangan Tinggi didukung oleh infrastruktur yang andal guna mendorong produktivitas dan perkembangan dunia usaha di Kotawaringin Barat,” jelas Asep.

PLN juga menilai dampak pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya dirasakan sektor industri secara langsung.

Peningkatan aktivitas usaha berpotensi memberikan efek terhadap perekonomian lokal melalui pembukaan peluang usaha baru, penciptaan lapangan kerja serta peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain memenuhi kebutuhan listrik saat ini, penguatan jaringan tersebut juga diproyeksikan sebagai investasi infrastruktur jangka panjang.

Ketersediaan sistem kelistrikan yang memadai dinilai dapat meningkatkan daya tarik Kotawaringin Barat sebagai tujuan investasi sekaligus mendukung pertumbuhan kawasan industri.

Dengan rampungnya proyek GI dan SUTT 150 kV tersebut, PLN berharap kebutuhan listrik untuk pengembangan industri di Pangkalan Bun dan sekitarnya dapat terpenuhi secara lebih andal dan berkelanjutan.