BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Dinas Sosial Kabupaten Seruyan bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) penyandang disabilitas mental di Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir.
Tindak lanjut dilakukan setelah Dinas Sosial menerima laporan dari masyarakat dan melaksanakan asesmen awal terhadap kondisi klien.
Dalam penanganannya, Dinas Sosial Seruyan berkoordinasi dengan sejumlah pihak, yakni Dinas Kesehatan, Polsek Seruyan Hilir, RSUD Kuala Pembuang, serta Pemerintah Desa Sungai Bakau.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Seruyan, Halidah, mengatakan proses evakuasi dilakukan secara persuasif dan humanis. Pendekatan tersebut diterapkan dengan mengutamakan keselamatan klien, keluarga, petugas, maupun masyarakat di sekitar lokasi.
“Proses evakuasi dilaksanakan secara persuasif dan humanis dengan tetap mengutamakan keselamatan klien, keluarga, petugas, dan masyarakat sekitar,” kata Halidah, Sabtu, 12 September 2026.
Setelah berhasil dievakuasi, klien selanjutnya dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis serta psikiatri sesuai dengan kebutuhannya.
Halidah menegaskan, Dinas Sosial Kabupaten Seruyan tidak berhenti pada proses evakuasi. Koordinasi lintas sektor akan terus dilakukan untuk memastikan klien memperoleh pelayanan lanjutan dan dukungan psikososial yang diperlukan.
“Dinas Sosial Kabupaten Seruyan akan terus berkoordinasi guna memastikan keberlanjutan pelayanan dan dukungan psikososial bagi klien serta keluarganya,” pungkasnya. (FAHRUL/y)









