BORNEONEWS, Banjarmasin – Tim SAR Gabungan mencatat 108 orang berhasil diselamatkan dalam musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Minggu, 13 September 2026.
Hingga pukul 10.45 WIB, masih terdapat 132 orang yang belum ditemukan dan masih dalam pencarian intensif.
Berdasarkan pembaruan data Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, jumlah penumpang dan awak kapal yang tercatat dalam daftar awal atau total person on board sebanyak 240 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 210 penumpang dan 30 awak kapal.
Tambahan korban selamat sebanyak 22 orang berhasil dievakuasi oleh KM Cahaya Bahari Jaya pada pukul 10.45 WIB.
Penyelamatan tersebut menambah jumlah korban yang berhasil dievakuasi dari sebelumnya 86 orang menjadi 108 orang.
Sebelumnya sejumlah kapal penolong juga telah menemukan dan mengevakuasi korban dari sekitar lokasi kejadian. TB Mauhaw IX menyelamatkan 16 orang, TB TCP mengevakuasi 38 orang, sedangkan MV Haida menyelamatkan 32 orang.
Seluruh titik koordinat penemuan korban kemudian dijadikan data tambahan untuk memperbarui peta area pencarian. Operasi pencarian kini diperluas dengan mengerahkan unsur laut dan udara.
KN SAR 249 Permadi dan KN SAR Laksmana 241 bergerak menuju titik datum atau Last Known Position (LKP) yang berada di sekitar koordinat 04°31'51.82" LS dan 114°02'06.88" BT, dengan posisi terakhir kapal tercatat pada koordinat 04°32'53" LS dan 114°01'60" BT.
Kondisi cuaca di lokasi operasi turut menjadi perhatian tim SAR. Berdasarkan pemantauan BMKG, wilayah pencarian dalam kondisi berawan dengan angin bertiup dari tenggara berkecepatan 15–25 knot atau sekitar 28–46 kilometer per jam. Tinggi gelombang berada pada kategori sedang, yakni sekitar 0,4–0,9 meter.
Seluruh unsur SAR Gabungan masih disiagakan untuk melanjutkan pencarian terhadap 132 orang yang belum ditemukan.
Setiap informasi mengenai penemuan korban selamat maupun titik koordinat baru akan digunakan untuk memperbarui pola pencarian dan peta operasi SAR (SAR Mapping).
"Mengingat jumlah penumpang dan awak kapal yang cukup banyak, kami mengoptimalkan koordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk mempercepat proses pencarian dan memastikan keselamatan seluruh penumpang serta awak kapal,” ujar I Putu Sudayana, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin.
Dengan bertambahnya jumlah korban selamat menjadi 108 orang, operasi penyelamatan tetap difokuskan pada upaya menemukan seluruh korban yang masih dalam pencarian.
Tim SAR terus mengoptimalkan pengerahan armada laut dan udara serta koordinasi dengan kapal-kapal penolong di sekitar lokasi musibah. (SABRIANOOR/R)









