PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat penyediaan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sekaligus mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengatakan sumur bor menjadi salah satu langkah yang dilakukan pemerintah dalam menghadapi kondisi saat ini.

“Untuk sumber bor yang kami buat, sumber bor itu sekaligus untuk air bersih juga,” kata Agustiar di Palangka Raya, Minggu, 13 September 2026.

Menurutnya, penyediaan air bersih tidak hanya dilakukan melalui pembagian air ke masyarakat, tetapi turut dilakukan dengan menyiapkan sumber air di sejumlah lokasi.

Agustiar mengatakan pemerintah terus membuat sumur bor sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Ia mengatakan penyediaan sumber air tersebut tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan jangka pendek, tetapi diharapkan dapat digunakan untuk kebutuhan ke depan.

“Untuk jangka pendeknya, yang panjangnya juga perlu. Bukan yang sekarang, tentunya untuk antisipasi untuk ke depan juga, untuk sumber bor supaya produktif terus,” ujarnya.

Agustiar menambahkan distribusi air bersih akan dilakukan ke desa maupun daerah yang membutuhkan selama terdapat akses menuju lokasi tersebut.

“Desa mana pun, daerah mana pun yang butuhkan air insya Allah akan hadir. Yang penting ada akses ke sana,” katanya. (HERMAWAN DP/R)