PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meminta kondisi sejumlah SPBU di Palangka Raya diperiksa untuk mengetahui penyebab antrean dan kelangkaan Pertalite.

Agustiar mengatakan pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah kondisi tersebut disebabkan faktor harga atau pasokan yang kurang.

“(Di kota) kami juga minta pada Pak Wali Kota, untuk ini ya kan setiap SPBU yang ada, salah satunya ya. Nanti biar ketahuan, apakah karena faktor mahal harga atau memang dari supply yang kurang,” kata Agustiar di Palangka Raya, Minggu, 13 September 2026.

Menurut Agustiar, kedua faktor tersebut kemungkinan dapat menjadi penyebab kondisi Pertalite yang saat ini terjadi.

Ia mengatakan pemerintah daerah perlu mengetahui kondisi di setiap SPBU agar penyebab antrean dapat diketahui.

Agustiar menyebut pemerintah provinsi terus berkomunikasi dengan pihak terkait mengenai kondisi BBM di Palangka Raya. "Karena faktor harga tadi kan orang beralih ke Pertalite,” ujarnya.

Agustiar mengatakan persoalan BBM tersebut tetap perlu dijawab dan ditangani meskipun bukan sepenuhnya menjadi tugas pemerintah provinsi. (HERMAWAN DP/R)