BORNEONEWS, Banjarmasin - Posko penanganan musibah KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin mencatat sementara enam korban meninggal dalam proses evakuasi dari perairan Laut Jawa, Minggu siang, 13 September 2026.
Data ini berdasarkan catatan evakuasi korban yang diterima posko dari sejumlah kapal penolong yang berada di sekitar lokasi musibah.
Enam korban meninggal itu ditemukan dan dievakuasi melalui dua kapal, yakni TB TCP dan TB Mauhaw IX.
TB TCP tercatat mengevakuasi enam orang. Dari jumlah tersebut, satu orang dinyatakan selamat, sedangkan lima lainnya meninggal dunia.
Sementara TB Mauhaw IX mengevakuasi 16 orang, terdiri dari 15 korban selamat dan satu korban meninggal dunia.
Dengan demikian, sementara terdapat enam korban meninggal dunia yang telah tercatat dalam data evakuasi posko.
Selain itu, sejumlah korban selamat juga telah berhasil dievakuasi oleh kapal-kapal penolong dari sekitar lokasi kejadian.
Posko di Pelabuhan Trisakti menjadi salah satu pusat koordinasi dan informasi perkembangan operasi SAR KM Virgo Transport 8.
Sejumlah keluarga penumpang juga telah berada di kawasan pelabuhan untuk menunggu informasi terbaru mengenai kondisi kerabat mereka.
Sebelumnya KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.00 WITA saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Kapal tersebut dilaporkan menghadapi cuaca buruk di Laut Jawa, dengan posisi terakhir diperkirakan sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.
Operasi pencarian dan pertolongan masih terus berlangsung. Tim SAR Gabungan bersama unsur terkait mengerahkan armada laut dan dukungan udara untuk mencari korban yang belum ditemukan.
Data jumlah korban masih dapat berubah seiring berlangsungnya proses pencarian, evakuasi, dan pendataan di posko. (SABRIANOOR/R)









