PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat sarana dan prasarana penanganan Karhutla melalui dukungan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp45,815 miliar.

Anggaran tersebut antara lain digunakan untuk pengadaan 30 mesin pemadam, 1.500 rol selang, 50 kendaraan roda tiga pembawa air, tiga drone thermal, dan 500 alat pelindung diri (APD).

Dukungan bagi masyarakat terdampak Karhutla terus diberikan melalui 1.100 paket bantuan, penyediaan air bersih, serta pemenuhan kebutuhan kesehatan.

Hingga saat ini, tersedia 87 sarana air bersih dan 237 sumur bor untuk mendukung penanganan di wilayah terdampak.

Penguatan sarana dan prasarana tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam penanganan Karhutla.

Pemprov Kalteng dalam rapat evaluasi penanggulangan Karhutla yang dipimpin Gubernur Agustiar Sabran di Pos Lapangan Karhutla Jekan Raya, masih mengharapkan tambahan dukungan dari Pemerintah Pusat.

Dukungan yang diharapkan berupa 2–3 helikopter water bombing, flexible tank, dan truk tangki untuk memperkuat penanganan pemadaman.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat penanganan pemadaman Karhutla, baik melalui operasi darat maupun udara.

“Ancaman Karhutla yang kita hadapi di Kalimantan Tengah bukanlah persoalan sederhana,” sebut Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Minggu, 13 September 2026. (HERMAWAN DP/R)