PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah masih mengharapkan tambahan dukungan Pemerintah Pusat untuk memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Dukungan yang diharapkan berupa 2–3 helikopter water bombing, flexible tank, dan truk tangki untuk memperkuat penanganan pemadaman.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Evaluasi Penanggulangan Karhutla yang dipimpin Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran di Pos Lapangan Karhutla Jekan Raya, Halaman Kantor Kecamatan Jekan Raya.

Dukungan tambahan tersebut dibutuhkan untuk memperkuat penanganan pemadaman Karhutla melalui operasi darat maupun udara.

Sementara itu, dukungan operasi udara dari BNPB saat ini terus diperkuat dengan ketersediaan enam helikopter dan satu pesawat. Dari enam helikopter tersebut, empat di antaranya dioperasikan untuk pemadaman.

Kalaksa BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah Ahmad Toyib mengatakan sebanyak 10.700 personel telah disiagakan dan akan dikerahkan sesuai kebutuhan.

“Kami terus memperkuat kesiapsiagaan dan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada dalam penanganan Karhutla,” sebut Toyib dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Minggu, 13 September 2026.

Ia menyampaikan personel telah disiagakan untuk mendukung operasi di lapangan, sementara dukungan operasi udara juga terus diperkuat guna mempercepat proses pemadaman dan penanganan Karhutla.

“Terutama pada wilayah yang membutuhkan dukungan lebih intensif,” tambah Ahmad Toyib. (HERMAWAN DP/R)