BORNEONEWS, Nanga Bulik - Kesempatan menempuh pendidikan tinggi kembali terbuka bagi generasi muda Kabupaten Lamandau melalui program beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) Sawit dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) 2026.
Belum lama ini, Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra melepas calon mahasiswa asal Lamandau yang dinyatakan sebagai penerima beasiswa tersebut. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Dinas Tanaman Pangan dan Pertanian (Distakan) Kabupaten Lamandau.
Program tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Dinas Perkebunan dengan BPDP dan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI. Sejumlah calon mahasiswa dari masyarakat lokal Lamandau berhasil memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan melalui program tersebut.
Bupati Rizky Aditya Putra menilai beasiswa tersebut bukan hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan tenaga muda yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan daerah. Menurutnya, sektor kelapa sawit membutuhkan SDM lokal yang semakin terampil dan memiliki pengetahuan yang memadai.
“Saya melihat kegiatan ini bukan sekadar acara pelepasan. Ini adalah bentuk nyata kepedulian dan kolaborasi dalam membangun sumber daya manusia di Kabupaten Lamandau,” kata Rizky.
Ia menyampaikan, pemerintah daerah tidak dapat membangun daerah seorang diri sehingga diperlukan kerja sama dengan berbagai pihak. Dalam konteks tersebut, keterlibatan DPD Apkasindo Kabupaten Lamandau dalam menginisiasi program tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membuka akses pendidikan bagi masyarakat.
Rizky berpesan kepada para penerima beasiswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut secara serius. Selain mengejar prestasi akademik, mereka diminta menjaga nama baik keluarga, daerah, dan perguruan tinggi tempat menempuh pendidikan.
“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jaga nama baik keluarga, daerah, dan almamater. Jangan cepat merasa puas,” pesannya.
Lebih jauh, Bupati berharap para penerima beasiswa tidak hanya menjadi lulusan perguruan tinggi, tetapi mampu membawa keahlian yang diperoleh untuk memberikan manfaat bagi daerah. Terlebih, Lamandau memiliki sektor perkebunan kelapa sawit yang membutuhkan dukungan tenaga profesional dari putra-putri daerah.
“Ke depan, kami berharap akan lahir anak-anak muda Lamandau yang memiliki kompetensi dan keahlian, yang nantinya bisa kembali memberikan kontribusi bagi daerah. Khususnya di sektor kelapa sawit, kita membutuhkan SDM yang semakin berkualitas,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Lamandau juga berharap program beasiswa tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak generasi muda. Semakin luas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat lokal, semakin besar pula peluang daerah memiliki SDM unggul yang mampu mendukung pembangunan dan pengembangan potensi daerah.
“Semakin banyak anak-anak kita yang mendapatkan akses pendidikan tinggi, semakin besar pula peluang kita untuk membangun Lamandau dengan SDM yang unggul dan berkualitas,” pungkas Rizky. (NATALIA KRISTIN/H)









