BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kobaran api kembali mengancam kawasan permukiman warga di Kabupaten Kapuas. Karhutla terjadi di sekitar kawasan Jalan Trans Kalimantan Anjir KM 9, Gang Terapi, Kecamatan Kapuas Timur, Senin, 14 September 2026.
Api dilaporkan mulai terpantau sekitar pukul 08.31 WIB di lahan yang berada di pinggir Jalan Lintas Trans Kalimantan, kawasan Anjir Serapat Barat. Kondisi kebakaran disebut cukup besar dengan kobaran api yang masih terlihat di area terbakar.
Yang membuat situasi menjadi darurat, lokasi karhutla hanya berjarak sekitar 100 meter dari permukiman warga. Jika tidak segera dikendalikan, api berpotensi semakin mendekati rumah-rumah masyarakat di sekitar lokasi.
Laporan dari lapangan menyebutkan sumber air tersedia untuk mendukung proses pemadaman. Jarak titik air dengan lokasi kebakaran diperkirakan sekitar 50 meter, meski angka tersebut masih dikonfirmasi berdasarkan kondisi di lapangan.
“Status darurat, api berkobar,” demikian laporan kondisi terkini yang diterima dari lokasi kejadian.
Saat ini proses penanganan masih dilakukan. Petugas dan unsur terkait terus berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak meluas, terutama ke arah permukiman yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.
Belum diketahui secara pasti berapa luas lahan yang terbakar. Namun, laporan awal menyebutkan kebakaran diperkirakan berskala luas. Pendataan mengenai luasan area terdampak masih menunggu proses penanganan di lapangan. (SABRIANOOR/H)









