BORNEONEWS, Palangka Raya — Keberadaan orangutan di Hutan Kemasyarakatan Danau Masoraian menunjukkan pentingnya menjaga habitat alami satwa tersebut.
Direktur Sustainability Sawit Sumbermas Sarana (SSMS), Henky Satrio Wibowo, mengatakan pemantauan pada 2024 mengestimasi terdapat 21 individu orangutan di kawasan tersebut.
Menurut Henky, keberadaan satwa merupakan bagian dari nilai ekologis kawasan.
“Ketika kita bicara tentang hutan, kita juga bicara tentang habitat satwa yang membutuhkan kawasan tersebut untuk bertahan hidup,” kata Henky kepada Borneonews pada Selasa, 15 September 2026.
Hutan Kemasyarakatan Danau Masoraian memiliki luas sekitar 3.006 hektare dan dikelola KTH Komunitas Karya Masoraian dengan melibatkan 213 anggota.
Pengelolaan kawasan mencakup pemantauan keanekaragaman hayati serta perlindungan kawasan dari berbagai ancaman.
Henky mengatakan masyarakat dapat dilibatkan dalam upaya menjaga habitat tersebut melalui pengelolaan yang bertanggung jawab.
Dengan demikian, konservasi tidak hanya menjadi agenda perlindungan satwa, tetapi juga bagian dari pengelolaan ruang hidup masyarakat. (TESTI PRISCILLA)









