BORNEONEWS, Banjarmasin - Tim SAR Gabungan kembali memperbarui data penanganan korban musibah kecelakaan laut KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Selasa, 15 September 2026. Hingga Selasa sore, total korban yang berhasil ditemukan dan dievakuasi ke Posko Darurat Terpadu Pelabuhan Trisakti Banjarmasin mencapai 112 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 106 orang dinyatakan selamat. Mereka terdiri dari korban yang berada dalam kondisi sehat, menjalani masa pemulihan, hingga korban yang mendapatkan penanganan medis karena mengalami luka atau gejala tertentu. Sementara itu, enam korban tercatat meninggal dunia.
Penambahan data tersebut berasal dari evakuasi gelombang terbaru sebanyak 27 korban. Evakuasi dilakukan melalui jalur laut dan udara dengan melibatkan KRI Nala-363, Helikopter Dauphin HR-3601 milik Basarnas, serta Helikopter P-3013 milik Polri.
"Para korban yang berhasil dievakuasi kemudian dibawa untuk mendapatkan penanganan di Posko Darurat Terpadu Pelabuhan Trisakti," ungkap Humas Basarnas Banjarmasin.
Dari 27 korban pada gelombang terbaru, sebanyak 19 orang ditemukan dalam kondisi sehat, yakni Kurdi (35), Madura; Budi Aulia (34), Medan; Patius Ahli Jomand (38), Mberu; Henianus (37), NTT; Satria Bagus Putra (21), Lamongan; Fauzan Mujin Hadin (19), Garut; Diva Saputra (19), Purbalingga; Wil Agustiana (24), Garut; Agus Mundir (51), Jawa Barat; Sehabdun (51), Garut; M. Visual Dwi (27), Sidoarjo; Fobi Ariska Hidayah (19), Sumenep; Dede Farandika (29), Banyuwangi; Muniani Koki (53), Mojokerto; Haryono (58), Semarang; Paiman (41), Sidoarjo; Edi Setyono (36), Sumatera Selatan; Iwan Mujiono (40), Kediri; dan Fauzin Andrioso (28), Malang.
Tiga korban lainnya ditemukan dalam kondisi selamat tetapi membutuhkan penanganan medis. Mereka adalah Boni Fasius Raju (45), Flores, dengan kondisi dagu robek; Anton (27), Malang, mengalami luka pada kaki; serta Abdul Kholid (25), Jepara, dengan kondisi kaki terkilir.
Sementara itu, lima korban meninggal dunia turut ditemukan dalam operasi evakuasi terbaru. Mereka terdiri atas Nurul Rian Hidayat (33), Pamekasan, yang dievakuasi menggunakan Helikopter P-3013 Polri, serta empat korban laki-laki yang identitasnya belum diketahui dan masih berstatus Mr. X. Dua korban Mr. X dievakuasi menggunakan Helikopter HR-3601 Basarnas, sementara dua lainnya dievakuasi menggunakan Helikopter P-3013 Polri.
Setibanya di Pelabuhan Trisakti, seluruh korban selamat mendapatkan penanganan medis, pendataan administrasi serta pencocokan dengan data manifest. Korban yang mengalami keluhan kesehatan atau cedera mendapatkan perawatan sebelum dipulangkan maupun dirujuk ke fasilitas kesehatan sesuai kondisi masing-masing.
Adapun jenazah korban meninggal dunia diserahterimakan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan dan rumah sakit rujukan untuk menjalani proses identifikasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. (SABRIANOOR/j)









