BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah mendistribusikan hampir dua juta liter air kepada masyarakat di tengah persoalan kekeringan dan keterbatasan air bersih.
Upaya tersebut menjadi bagian dari penanganan karhutla dan dampak kekeringan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran saat menyerahkan bantuan pangan kepada mahasiswa di Halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Rabu, 16 September 2026.
Selain mendistribusikan air, pemerintah membangun ratusan sumur bor multifungsi untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sejumlah depo air minum isi ulang disediakan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan air bersih.
Agustiar menegaskan berbagai langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama menghadapi kondisi karhutla dan kekeringan.
“Kita akan terus berusaha. Apa yang bisa pemerintah lakukan, kita lakukan. Yang penting masyarakat jangan merasa sendiri karena pemerintah bersama masyarakat menghadapi kondisi ini,” pungkasnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mengerahkan berbagai sumber daya untuk membantu masyarakat sekaligus memperkuat penanganan di lapangan. (HERMAWAN DP/R)









