BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Organisasi pemadam kebakaran swakarsa di Kabupaten Kapuas mempertanyakan realisasi bantuan operasional yang sebelumnya disampaikan pemerintah sebesar Rp15 juta untuk setiap pemadam.
Bantuan tersebut sempat diberikan secara simbolis pada peringatan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas, April 2026, namun hingga Rabu, 16 September 2026, relawan mengaku belum menerima pencairannya.
Keluhan itu beredar di forum relawan Kapuas. Ketua BPK Seroja Indah Unit 1 Balakarcana 651 Kapuas, Syamsul tidak menampik keluhan tersebut.
"Sabar saja, sampai hari ini belum ada hilalnya," ucap Syamsul, kepada Borneonews, Rabu, 16 Spetember 2026.
Ia menyebut relawan tetap berupaya memenuhi permintaan masyarakat ketika terjadi kebakaran lahan, meski kondisi operasional mereka juga terbatas.
Dalam keluhan yang beredar, diketahui kebutuhan operasional pemadaman tidak sedikit. Sekali turun ke lapangan, biaya yang diperlukan setidaknya sekitar Rp500 ribu. Bahkan, dalam kondisi tertentu, para relawan harus patungan untuk memenuhi kebutuhan operasional. Ia juga menyebut terdapat mobil relawan dan mesin yang mengalami kerusakan selama kegiatan pemadaman.
Menanggapi keluhan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I Sangkai, menyampaikan bahwa Bupati telah memerintahkan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan untuk segera melaksanakan pembayaran.
“Pak Bupati sudah memerintahkan agar pembayaran segera dilaksanakan,” kata Usis, saat dimintai tanggapan terpisah.
Usis juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah berhati-hati dalam menyalurkan bantuan hibah kepada masyarakat agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Meski menyebut pembayaran akan segera dilaksanakan, Usis belum menyampaikan kapan bantuan tersebut akan dicairkan. Dengan demikian, hingga 16 September 2026, belum ada jadwal atau tanggal pasti pencairan yang disampaikan Pemkab Kapuas kepada relawan.
Di sisi lain, relawan masih berharap bantuan tersebut dapat segera direalisasikan untuk menopang kebutuhan operasional mereka dalam penanganan kebakaran. (SABRIANOOR/R)









