BORNEONEWS, Palangka Raya - Rektor UIN Palangka Raya Ahmad Dakhoir mengatakan pemahaman mengenai geopolitik tidak hanya berkaitan dengan peperangan secara langsung, tetapi mencakup berbagai bentuk persaingan dan kepentingan yang berkembang di dunia.
Hal tersebut disampaikan Ahmad Dakhoir dalam kuliah umum bertema Indonesia dalam Konstelasi Geopolitik Global Pasca Perang Dingin di Gedung Hasupa UIN Palangka Raya, Kompleks Islamic Centre, Palangka Raya, Rabu, 16 September 2026.
Menurutnya, persoalan global saat ini semakin kompleks dan mencakup berbagai bidang, seperti ekonomi, politik, pertahanan, teknologi, serta kepentingan antarnegara.
“Perang dingin bukan hanya berbicara mengenai rudal atau roket, tetapi juga mengenai berbagai bentuk persaingan dan kepentingan yang berkembang di dunia,” jelasnya.
Ahmad Dakhoir mencontohkan kondisi ekonomi dan nilai tukar mata uang suatu negara sebagai salah satu persoalan yang dapat dikaji dalam konteks ekonomi internasional.
Menurutnya, berbagai dinamika tersebut penting dipahami untuk melihat keterkaitan antara kondisi suatu negara dengan perkembangan global.
“Wawasan global harus diketahui dan dipahami bersama, terutama oleh insan cendekia seperti kita semua,” ujarnya.
Ia berharap mahasiswa dapat mengikuti kuliah umum tersebut dengan baik sehingga memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai perkembangan global, tidak hanya dari aspek ekonomi, tetapi juga politik, pertahanan, teknologi, dan berbagai kepentingan lainnya. (HERMAWAN DP/j)









