PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberikan perhatian kepada aparatur di tengah kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak terhadap aktivitas dan kehidupan masyarakat.

Perhatian tersebut diwujudkan melalui penyerahan 4.000 paket sembako kepada aparatur di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Kamis, 17 September 2026.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengatakan perhatian pemerintah tidak hanya ditujukan kepada masyarakat secara luas, tapi juga kepada aparatur yang setiap hari menjalankan tugas pelayanan publik.

“Pemerintah harus memperhatikan semuanya. Kita tidak boleh memikirkan diri sendiri. Apa yang sudah kita pimpin, harus kita perhatikan,” pesan Gubernur dalam arahannya.

Di tengah keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi, Gubernur meminta seluruh jajaran tetap bekerja dengan semangat, menjaga kebersamaan, serta memastikan setiap kebijakan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kebijakannya bagaimana masyarakat merasakan kebijakan kita semua ini. Itu tujuannya,” tegasnya.

Sekda Kalteng Linae Victoria Aden menyampaikan pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Gubernur kepada aparatur, khususnya mereka yang terdampak kondisi karhutla.

Ia menekankan setiap aparatur memiliki tugas yang harus dilaksanakan di perangkat daerah sehingga bantuan yang diberikan diharapkan semakin memperkuat semangat aparatur untuk bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (HERMAWAN DP/R)