PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Di tengah kemarau panjang yang terjadi akibat fenomena El Nino, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Arut Pangkalan Bun memastikan pelayanan kepada lebih dari 30.600 pelanggan tetap berjalan.

Di bawah kepemimpinan Direktur Perumdam Tirta Arut Pangkalan Bun, Sapriansyah, berbagai langkah antisipasi terus dilakukan untuk menjaga ketersediaan air bagi pelanggan selama musim kemarau.

Sapriansyah mengatakan, secara umum kondisi sumber air baku masih aman. Namun, kemarau panjang berdampak terhadap kualitas air yang mengalami perubahan menjadi payau atau asin.

"Alhamdulillah, air baku masih aman. Kita sudah persiapkan jika menghadapi kemarau panjang. Hanya saja kualitasnya menurun menjadi payau atau asin," kata Sapriansyah, Kamis, 17 September 2026.

Karena kondisi tersebut, Perumdam Tirta Arut untuk sementara tidak merekomendasikan air yang disalurkan melalui jaringan perpipaan untuk dikonsumsi secara langsung.

"Untuk saat ini kami tidak merekomendasikan airnya untuk diminum. Karena kadang tawar, kadang payau," tuturnya.

Menurutny, kondisi air payau tersebut tidak terjadi di seluruh wilayah pelayanan. Sejumlah unit, yakni PDAM Unit Kotawaringin dan Pangkut, disebut tidak terdampak air payau atau asin.

Untuk kebutuhan air minum, masyarakat dapat menggunakan produk air minum Banyu Kinum.

Selain memengaruhi kualitas air, kondisi payau juga berdampak terhadap sejumlah peralatan jaringan distribusi. 

Kandungan air tersebut dapat mempercepat proses korosi sehingga berpotensi mengurangi usia pakai pompa dan meteran pelanggan.

Sapriansyah menyampaikan apresiasi terhadap meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada Perumdam Tirta Arut. Hal tersebut terlihat dari masih tingginya permohonan pemasangan sambungan atau meteran baru.

Tingkat kepatuhan pelanggan dalam pembayaran rekening air juga tergolong tinggi, yakni mencapai sekitar 95 persen. Bahkan, terdapat lima unit pelayanan yang tingkat pembayarannya telah mencapai 100 persen.

"Dengan pelayanan Ramah, Cepat, Berkualitas. Tujuannya kepuasan pelanggan adalah kebahagiaan kami," ujarnya.

Pada kondisi kemarau seperti saat ini, Perumdam Tirta Arut juga turut membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air dengan menyalurkan air bersih secara gratis ke sejumlah lokasi.

Meski demikian, masih terdapat ratusan permohonan distribusi air bersih yang belum dapat dilayani. Kondisi tersebut disebabkan keterbatasan kemampuan dan kapasitas yang tersedia.

"Sampai saat ini masih ada ratusan pemohon yang belum kita layani. Karena melihat kemampuan kapasitas," pungkasnya. (DANANG/R)