BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya terus memperpanjang sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik menyusul kondisi kabut asap yang masih pekat.
Plt.Kepala Disdik Palangka Raya, Jayani mengatakan, kebijakan PJJ terus dievaluasi dengan melihat perkembangan kondisi di lapangan. Evaluasi dilakukan setiap tiga hari.
“Setiap tiga hari kita evaluasi. Trennya memang semakin tebal saja,” kata Jayani, Kamis, 17 September 2026.
Menurutnya, selama kondisi kabut asap masih belum membaik, Disdik Palangka Raya akan tetap memperpanjang penerapan PJJ sebagai langkah menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi lingkungan.
Pihaknya belum memiliki gambaran untuk kembali menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) apabila kondisi kualitas udara dan kabut asap masih seperti saat ini.
“Selama kondisi tersebut masih sama, Disdik Palangka Raya tetap akan memperpanjang sistem PJJ,” ujarnya.
Perubahan ke pembelajaran tatap muka baru dapat dipertimbangkan apabila terjadi hujan dengan intensitas lebat dan berlangsung secara berkesinambungan.
“Kecuali kalau hujan lebat dan berkesinambungan, baru kami ada bayangan untuk pembelajaran tatap muka,” ucapnya. (MARINI/R)









