PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Kumai, terus mengoptimalkan pelayanan kepada pelanggan, di tengah kondisi kabut asap dan gelombang di sejumlah wilayah perairan yang menjadi jalur pelayaran kapal.

Kepala PT PELNI Cabang Kumai Andry Yudha mengatakan, bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap kondisi operasional, serta meningkatkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, guna mendukung kelancaran pelayanan penumpang dari dan menuju Pelabuhan Panglima Utar Kumai. 

Dari sisi pelayanan, kami terus berkoordinasi dan menyampaikan informasi secara berkala kepada penumpang mengenai kondisi serta perkembangan jadwal pelayaran melalui akun resmi Perusahaan.

PELNI memastikan keberangkatan KM Lawit untuk tujuan Kumai–Semarang tetap dilaksanakan dan tidak terdapat pembatalan jadwal. 

Penumpang juga diimbau untuk hadir di pelabuhan tiga jam, sebelum waktu keberangkatan guna memastikan kelancaran proses pelayanan dan keberangkatan.

Andry menjelaskan, dalam kondisi operasional yang apabila dipengaruhi faktor cuaca, PELNI terus mengedepankan koordinasi dan penyampaian informasi kepada penumpang.

Hal tersebut dilakukan, agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan dapat menyesuaikan rencana perjalanannya.

“Yang menjadi perhatian kami adalah bagaimana pelayanan kepada penumpang tetap berjalan dengan baik, tertib, dan informatif. Setiap perkembangan kondisi operasional terus kami koordinasikan dengan pihak terkait dan kami sampaikan kepada masyarakat,” ujarnya, Jumat, 18 September 2026.

Selain memastikan kelancaran proses pelayanan di pelabuhan, PELNI Cabang Kumai juga terus melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait serta memberikan informasi melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.

Dari sisi volume penumpang, hingga 17 September 2026, PT PELNI Cabang Kumai telah melayani 7 dari 9 call kapal yang dijadwalkan pada September 2026. Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 2.029 penumpang berangkat dari Pelabuhan Panglima Utar Kumai, sementara 2.649 penumpang turun di Kumai.

Dengan masih terdapat dua call kapal hingga akhir September 2026, jumlah penumpang yang berangkat dari Kumai diperkirakan mencapai sekitar 2.995 penumpang sepanjang September 2026.

Menurut Andry, volume tersebut menunjukkan bahwa transportasi laut PELNI tetap menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan dari dan menuju Kumai. 

"PELNI berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pelayanan, khususnya dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi perjalanan yang mudah diakses, jelas dan terkini,"Tuturnya. 

Untuk memperoleh informasi terbaru terkait jadwal dan layanan PELNI, masyarakat dapat mengakses kanal resmi PELNI melalui website www.pelni.co.id, aplikasi PELNI Mobile, atau Contact Center 162. (DANANG/H)