BORNEONEWS, Palangka Raya - Lebih dari 300 masyarakat di Kelurahan Kalampangan diusulkan sebagai penerima bantuan pangan karena terdampak kondisi ekonomi dan situasi lingkungan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Lurah Kalampangan Yunita Martina mengatakan data penerima bantuan pangan tersebut berasal dari usulan masing-masing RT dan RW.
Bantuan diberikan kepada masyarakat yang dinilai membutuhkan, khususnya mereka yang terdampak kondisi ekonomi dan situasi lingkungan seperti karhutla saat ini.
"Sebenarnya kalau terdampak semua terdampak ya, tapi kita di sini kita lebih memilah dan memilih karena sebagian kan ada yang menerima bantuan KHBS dan lainnya. Supaya yang lainnya kebagian juga dan tepat sasaran," terangnya.
Ia menjelaskan masyarakat yang sebelumnya telah menerima bantuan dari sumber lain, seperti bantuan Kartu Huma Betang Sejahtera maupun bantuan sosial lainnya, tidak kembali dimasukkan sebagai penerima.
Hal tersebut dilakukan agar masyarakat lain yang belum memperoleh bantuan juga mendapat kesempatan menerima bantuan pangan.
Bantuan pangan yang disalurkan terdiri dari beras lima kilogram, minyak goreng satu liter serta gula pasir satu kilogram.
Selain bantuan pangan, tercatat sebanyak 608 Keluarga Penerima Manfaat menerima bantuan tunai KHBS di Kalampangan dengan besaran Rp250 ribu untuk setiap Keluarga Penerima Manfaat. (HERMAWAN DP/R)








