BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengajak masyarakat bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama dengan tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar di tengah kondisi kemarau.
Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden saat mendampingi Gubernur Agustiar Sabran di Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya.
“Pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama agar lingkungan tetap terjaga,” sebut Linae dalam keterangannya seperti dikutip borneonews pada Sabtu, 19 September 2026.
Sekda menyampaikan pencegahan karhutla diperlukan agar anggaran pembangunan tidak banyak terserap untuk penanganan bencana.
Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Kalteng menyalurkan 300 paket sembako kepada masyarakat terdampak karhutla.
Penyaluran bantuan tersebut sekaligus dirangkai dengan pemberian bantuan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) kepada 700 warga di wilayah Kalampangan.
Selain bantuan sembako dan KHBS, pemerintah turut memberikan dukungan berupa air bersih, air minum, vitamin, dan masker kepada masyarakat.
Pemprov Kalteng mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla di Kalimantan Tengah. (HERMAWAN DP/R)
Pemprov Kalteng Ingatkan Warga Tak Buka Lahan dengan Cara Membakar Saat Kemarau
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
OJK Kalteng Perkuat Inklusi Keuangan hingga Desa, Sasar Penyandang Disabilitas dan Pelajar
Menkes Apresiasi Penanganan ISPA Pemko Palangka Raya di Tengah Kabut Asap
Polusi Udara Kalteng Tertinggi, Saat Menkes RI Kunjungan Ke Kota Palangka Raya
Menkes Ungkap Dampak Kabut Asap di Kalteng, Pasien Masuk RS Naik Tiga Kali Lipat
Ketua OSIS SMAN 3 Kasongan Bersyukur Sekolah Baru Dilengkapi Fasilitas Digital
Karhutla Kalteng 2026 Capai 6.901 Kejadian dan Hampir 20 Ribu Hektare, Puncaknya September
Komentar (0)
Memuat komentar…







