PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meminta mahasiswa turut membantu pemerintah dan masyarakat menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Agustiar menyampaikan hal tersebut saat menyerahkan bantuan kepada 3.000 mahasiswa terdampak karhutla di Halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng.

Menurutnya, mahasiswa dapat berpartisipasi dalam penanganan karhutla melalui kegiatan di lapangan, edukasi, serta penyebaran informasi yang benar di media sosial.

“Gunakan *handphone* dan media sosial dengan bijaksana. Kalau ada informasi yang simpang siur, mari kita luruskan dengan informasi yang benar. Kita bersama-sama menjaga Kalimantan Tengah dan mengantisipasi karhutla,” kata Agustiar di Palangka Raya, Sabtu, 19 September 2026.

Agustiar juga mengajak mahasiswa membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan sederhana, seperti memantau kondisi di sekitar tempat tinggal.

Mahasiswa juga diminta mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Mari kita bergandengan tangan dan bergotong royong untuk mengantisipasi karhutla. Kita terus berusaha dan berdoa agar musibah ini cepat berlalu,” ujarnya.

Selain meminta peran mahasiswa, Pemprov Kalteng memberikan bantuan pangan, multivitamin, masker KN95, dan bantuan tunai Rp100 ribu kepada setiap mahasiswa terdampak karhutla. (HERMAWAN DP/j)