PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meminta mahasiswa ikut membantu meluruskan informasi simpang siur terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Agustiar menyampaikan hal tersebut saat menyerahkan bantuan kepada 3.000 mahasiswa terdampak karhutla di Halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Sabtu, 19 September 2026.

Ia menekankan mahasiswa dapat mengambil peran dalam menghadapi karhutla melalui edukasi serta penyebaran informasi yang benar di media sosial.

“Gunakan handphone dan media sosial dengan bijaksana. Kalau ada informasi yang simpang siur, mari kita luruskan dengan informasi yang benar. Kita bersama-sama menjaga Kalimantan Tengah dan mengantisipasi karhutla,” kata Agustiar di Palangka Raya, Sabtu, 19 September 2026.

Menurut Agustiar, mahasiswa tidak hanya dapat berpartisipasi melalui kegiatan di lapangan, tetapi dapat mengambil peran melalui edukasi kepada masyarakat.

Ia juga mengajak mahasiswa membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan sederhana, seperti memantau kondisi di sekitar tempat tinggal.

Mahasiswa diminta mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Mari kita bergandengan tangan dan bergotong royong untuk mengantisipasi karhutla. Kita terus berusaha dan berdoa agar musibah ini cepat berlalu,” ujarnya. (HERMAWAN DP/j)