KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Partisipasi madrasah di Kabupaten Kapuas dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 mencatat angka tertinggi di Kalimantan Tengah. Dari 186 RA dan madrasah yang aktif di daerah tersebut, sebanyak 55 madrasah ambil bagian dalam ajang tersebut.

Jumlah partisipasi itu menjadikan Kabupaten Kapuas sebagai daerah dengan jumlah madrasah peserta OMI 2026 terbanyak di Kalimantan Tengah. Selain jumlah madrasah, jumlah peserta didik yang mengikuti ajang tersebut juga tergolong tinggi, mencapai 381 orang.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas, Hasbullah, mengatakan tingginya partisipasi tersebut menunjukkan antusiasme madrasah dan peserta didik di Kapuas terhadap kompetisi akademik dan pengembangan prestasi.

“Pada OMI 2026 tingkat Kabupaten Kapuas, jumlah peserta kita merupakan yang terbanyak kedua se-Kalimantan Tengah. Sementara dari jumlah madrasah yang berpartisipasi, Kabupaten Kapuas menjadi yang terbanyak di Kalimantan Tengah,” ungkap Hasbullah.

Menurut dia, capaian tersebut menjadi modal untuk meningkatkan keterlibatan madrasah pada pelaksanaan OMI tahun berikutnya. Ia berharap semakin banyak madrasah dan peserta didik yang berpartisipasi sehingga pembinaan prestasi dapat menjangkau lebih banyak peserta didik.

“Mudah-mudahan tahun depan jumlah madrasah dan peserta didik yang mengikuti OMI dapat lebih banyak lagi,” harapnya.

Tingginya partisipasi tersebut juga diikuti capaian prestasi sejumlah madrasah. MAS Sirajul Huda, misalnya, tercatat sebagai madrasah dengan jumlah peserta peraih juara terbanyak pada OMI 2026 tingkat Kabupaten Kapuas, yakni enam peserta didik.

Medali dan piagam penghargaan bagi peserta yang meraih juara satu, dua, dan tiga tingkat Kabupaten Kapuas kemudian diserahkan dalam kegiatan di D’Silva Café, Anjir Serapat Km 8, Kecamatan Kapuas Timur, Sabtu kemarin. Sejumlah peserta yang lolos ke tingkat Provinsi Kalimantan Tengah turut hadir bersama kepala madrasah dan guru pendamping.

Kepala Kankemenag Kapuas, Achmad Farichin mengapresiasi capaian para peserta sekaligus mendorong agar prestasi tersebut berlanjut pada tingkat provinsi. Ia menegaskan, peserta yang telah berprestasi di tingkat kabupaten memiliki kesempatan yang sama untuk kembali bersaing pada OMI tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. (SABRIANOOR/Y)