PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kolaborasi RSUD dr. Doris Sylvanus, TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah, dan Yayasan Smile Train Indonesia menjadi bagian dari upaya memberikan akses pelayanan kesehatan bagi anak-anak dengan kondisi celah bibir dan langit-langit.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit yang berlangsung selama tiga hari, 18–20 September 2026.

Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran mengatakan sinergi berbagai pihak penting untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Pembangunan kesehatan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi masyarakat, lembaga sosial, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat agar manfaat pelayanan dapat dirasakan semakin luas,” tuturnya.

Menurut Aisyah, kolaborasi tersebut terutama penting bagi keluarga yang berasal dari kabupaten dan wilayah yang relatif jauh dari pusat pelayanan kesehatan.

Dalam peninjauan di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, Aisyah menyapa dan berinteraksi dengan para pasien serta keluarga peserta, sekaligus melihat langsung rangkaian pelayanan medis yang diberikan.

Plt. Direktur RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya dr. Ferry Iriawan menyampaikan apresiasi atas kembali terjalinnya kolaborasi antara RSUD dr. Doris Sylvanus, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah, dan Smile Train Indonesia.

“Kolaborasi seperti ini sangat berarti, karena pelayanan kesehatan bukan hanya tentang menyembuhkan, tetapi juga tentang menghadirkan harapan dan mengembalikan kepercayaan diri pasien,” katanya.

Pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk upaya bersama dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya pasien yang membutuhkan tindakan medis tetapi memiliki keterbatasan akses maupun pembiayaan. (HERMAWAN DP/y)