BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua LPTQ sekaligus Ketua Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, menyebut Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadits (MTQH) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2026 menjadi momentum penting dalam pembinaan generasi Qurani.
Menurut Khemal, pelaksanaan MTQH tidak hanya menjadi ajang kompetisi di bidang keagamaan, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat pembinaan generasi muda. Pihaknya juga melaksanakan rapat persiapan bersama pihak terkait di Aula Peteng Karuhei Kantor Wali Kota Palangka Raya.
“MTQH menjadi momentum memperkuat pembinaan generasi Qurani, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memperkokoh syiar Islam di Kalimantan Tengah,” kata Khemal, Minggu, 20 September 2026.
Ia menilai, melalui MTQH, potensi generasi muda dalam bidang seni baca Al-Qur'an, hafalan, pemahaman Al-Qur'an dan Hadits dapat terus dikembangkan.
Selain pembinaan generasi Qurani, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antarkafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.
MTQH XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2026 dijadwalkan berlangsung pada November 2026 dengan Kabupaten Katingan, yakni Kasongan, sebagai tuan rumah.
Khemal berharap seluruh rangkaian persiapan dapat berjalan dengan baik sehingga pelaksanaan MTQH nantinya memberikan dampak positif bagi pembinaan kehidupan keagamaan di daerah.
“Yang tidak kalah penting, MTQH menjadi bagian dari upaya memperkokoh syiar Islam sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur'an dan Hadits,” ujarnya. (MARINI/H)









