BORNEONEWS, Sampit - Aktivitas penerbangan di Bandara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kembali terganggu kabut asap, Senin, 21 September 2026. Kondisi tersebut menyebabkan penerbangan Nam Air rute Surabaya-Sampit-Surabaya dibatalkan.
Personal in Charge (PIC) Civil Aviation Publication Team Bandara H Asan Sampit, Alfiansyah, mengatakan pembatalan dilakukan karena jarak pandang atau visibility berada di bawah batas minimum keselamatan penerbangan akibat kabut asap.
"Nam Air hari ini batal karena kabut asap, kalau Super Air Jet dan Wings Air kami masih menunggu informasi dari maskapai," kata Alfiansyah, Senin, 21 September 2026.
Penerbangan Nam Air yang terdampak yakni FLT NO IN242/IN243 dengan rute Surabaya (SUB)-Sampit (SMQ)-Surabaya (SUB). Penerbangan tersebut secara resmi dibatalkan karena kondisi jarak pandang tidak memenuhi batas keselamatan untuk operasional penerbangan.
Kabut asap atau smoke yang menyelimuti kawasan Bandara H Asan Sampit berdampak langsung terhadap jarak pandang. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan keselamatan sehingga penerbangan Nam Air tidak dapat dilanjutkan sesuai jadwal.
Pihak bandara mengimbau calon penumpang Nam Air yang terdampak pembatalan agar segera menghubungi pihak maskapai atau pihak terkait. Penumpang dapat memperoleh informasi mengenai perubahan jadwal, penanganan tiket, maupun proses penerbangan selanjutnya.
Sementara itu, penerbangan Super Air Jet dengan rute Jakarta-Sampit pulang pergi (PP) dan Wings Air rute Surabaya-Sampit PP masih tercatat dalam jadwal penerbangan. Hingga informasi terakhir, belum ada pemberitahuan mengenai pembatalan kedua penerbangan tersebut. (DEWI PATMALASARI/j)









