JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta – Tim bulu tangkis beregu putri Indonesia kembali bertemu Taiwan pada perempat final Asian Games Aichi-Nagoya 2026, lima bulan setelah kedua negara menjalani duel ketat di Piala Uber.

Indonesia memastikan tiket delapan besar setelah menundukkan Mongolia dengan skor 3-0 pada babak 16 besar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Minggu, 20 September 2026.

Sementara Taiwan yang menempati unggulan 3/4 langsung memperoleh bye menuju perempat final.

Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani mengatakan, tim Merah Putih bertekad memberikan penampilan terbaik meski tidak menjadi tim yang paling diunggulkan.

“Tim putri memang tidak terlalu diunggulkan tapi kami semua mau menunjukkan kalau kami bisa untuk menyumbang medali. Tapi di satu sisi, kami di dalam tim mencoba untuk nothing to lose, berpikirnya satu pertandingan demi satu pertandingan,” kata Putri KW dalam keterangan PBSI, Senin, 21 September 2026.

Pertemuan tersebut mengulang duel Indonesia dan Taiwan pada fase grup Piala Uber 2026 di Horsens, Denmark, 28 April lalu.

Saat itu Indonesia harus bekerja keras untuk menang 3-2 setelah sempat tertinggal 1-2.

Putri KW membuka keunggulan Indonesia dengan mengalahkan Chiu Pin-Chian.

Taiwan kemudian menyamakan skor setelah Hsieh Pei Shan/Hung En-Tzu menaklukkan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Taiwan berbalik unggul 2-1 setelah Lin Hsiang Ti mengalahkan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi.

Indonesia kemudian bangkit melalui Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang memenangi pertandingan tiga gim melawan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun.

Ester Nurumi Tri Wardoyo memastikan kemenangan Indonesia setelah menundukkan Huang Yu-Hsun pada partai terakhir.

Komposisi skuad Indonesia di Asian Games kali ini mengalami sejumlah perubahan. Ester dan Amallia tidak masuk dalam tim, sedangkan Putri, Dhinda, Rachel, Febi dan Fadia kembali memperkuat Merah Putih.

Indonesia juga membawa Thalita Ramadhani Wiryawan, Mutiara Ayu Puspitasari, Febriana Dwipuji Kusuma, Meilysa Trias Puspitasari dan Nita Violina Marwah.

Thalita menilai sektor tunggal Taiwan menjadi salah satu kekuatan yang perlu diwaspadai karena memiliki kualitas yang merata.

“Saya akan pelajari video-video permainan mereka untuk bisa tampil maksimal,” ujar Thalita.

Ia mengatakan pertandingan melawan Mongolia juga dimanfaatkan sebagai bagian dari proses adaptasi sebelum menghadapi lawan yang lebih berat.

Sektor ganda turut menjadi perhatian setelah pada pertemuan terakhir di Piala Uber, Taiwan mampu mengambil satu poin melalui ganda pertama sebelum Rachel/Febi membalas di partai ganda kedua.

Rachel mengakui kemenangan atas Mongolia belum sepenuhnya menunjukkan permainan terbaik tim Indonesia.

“Ada beberapa yang belum enak dan harus dievaluasi lagi di pertandingan berikutnya,” kata Rachel.

Indonesia dan Taiwan selanjutnya akan memperebutkan tiket semifinal beregu putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kedua tim berada pada jalur undian yang sama dengan unggulan teratas China.

ANTARA