BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Mukarramah, meminta Pemerintah Kota Palangka Raya memberikan perlindungan ekstra kepada kelompok rentan di tengah kondisi kabut asap dan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Hal tersebut disampaikan Mukarramah saat rapat bersama Pemerintah Kota Palangka Raya, di Ruang Rapat Paripurna pada Senin, 21 September 2026.
Mukarramah menyebut bayi, balita, ibu hamil, lanjut usia (lansia), serta masyarakat dengan penyakit bawaan seperti asma dan jantung sebagai kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih.
“Berikan perlindungan ekstra kepada bayi, balita, ibu hamil, lansia, serta penderita penyakit bawaan seperti asma dan jantung karena mereka adalah kelompok yang paling berisiko tinggi terhadap ISPA,” kata Mukarramah saat rapat, Senin, 21 September 2026.
Ia meminta perlindungan terhadap kelompok rentan menjadi perhatian dalam penanganan dampak kabut asap, termasuk melalui langkah pencegahan dan pelayanan kesehatan.
Menurutnya, kondisi kualitas udara yang memburuk perlu diantisipasi agar masyarakat yang memiliki risiko lebih tinggi tidak semakin terdampak.
"Kami berharap Pemko bersama perangkat daerah terkait dapat memperkuat langkah perlindungan dan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai upaya menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap," harapnya. (MARINI/Y)









