BORNEONEWS, Jakarta – Kylian Mbappe menggambarkan kesempatan dilatih Zinedine Zidane di Timnas Prancis sebagai sebuah perjalanan yang terasa seperti adegan dalam film.
Mbappe mengenang pertemuan pertamanya dengan Zidane ketika masih berusia sekitar 13 atau 14 tahun. Saat itu, Zidane membawanya mengunjungi kompleks latihan Real Madrid.
“Ya, bertahun-tahun lalu dia membawa saya ke tempat latihan Real Madrid. Dia yang pertama menjemput saya dan membawa saya ke Real Madrid, ke kompleks latihan. Saat itu saya berusia 13 atau 14 tahun, sudah sangat lama,” ujar Mbappe kepada Dario AS, Senin, 21 September 2026.
Kini, perjalanan keduanya kembali bertemu dalam situasi berbeda. Zidane menjadi pelatih Timnas Prancis dan akan bekerja sama dengan Mbappe dalam skuad Les Bleus.
“Dan sekarang dia menjadi pelatih tim nasional saya. Ini seperti sesuatu yang keluar dari film, ia memang kelas dunia,” kata Mbappe.
Kerja sama tersebut menjadi yang pertama bagi Mbappe dan Zidane di level tim nasional.
Zidane kembali ke dunia kepelatihan setelah lima tahun meninggalkan Real Madrid.
Mbappe sebelumnya juga menyebut Zidane sebagai salah satu sosok yang paling merepresentasikan sepak bola Prancis.
Mantan gelandang tersebut memiliki posisi penting dalam sejarah Les Bleus setelah menjadi bagian dari generasi yang membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 1998.
Dalam era baru kepelatihan Zidane, Mbappe tetap dipercaya sebagai kapten Timnas Prancis.
Penyerang berusia 27 tahun itu menjadi salah satu pemain utama generasi terkini Les Bleus setelah membantu Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 dan mencapai final Piala Dunia 2022.
Masuknya Zidane sebagai pelatih sekaligus menandai berakhirnya era Didier Deschamps yang telah menangani Timnas Prancis selama 14 tahun.
Zidane dijadwalkan menjalani pertandingan pertamanya sebagai pelatih Les Bleus menghadapi Turki dalam UEFA Nations League.
Setelah pertandingan tersebut, Prancis juga dijadwalkan menghadapi Belgia dan Italia.
ANTARA









