KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang -  Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Seruyan. Kebakaran melanda lahan di kawasan Jalan Tjilik Riwut, Kelurahan Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir.

Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 8 hektare.

Polres Seruyan bersama Satgas Gabungan Karhutla Kabupaten Seruyan bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Personel gabungan juga melaksanakan pendinginan setelah api berhasil dikendalikan.

Kapolsek Seruyan Hilir IPDA Eko Andrianto bersama personel turut turun langsung mendukung proses pemadaman dan penanganan Karhutla di lokasi.

Proses pemadaman didukung dua unit mobil tangki BPBD dan satu unit mobil peralatan BPBD. Tim juga menggunakan 20 roll selang berukuran 1,5 inci dengan panjang masing-masing sekitar 30 meter, dua unit nozzle, serta satu unit mesin Alkon untuk membantu menyalurkan air menuju titik-titik kebakaran.

IPDA Eko Andrianto mengatakan, pemadaman dan pendinginan dilakukan secara bersama-sama untuk memastikan api benar-benar terkendali sekaligus mencegah kebakaran kembali muncul dan meluas ke area lainnya.

“Kami bersama Satgas Gabungan Karhutla terus melakukan pemadaman sekaligus pendinginan pada area yang terdampak. Titik-titik yang berpotensi kembali terbakar terus disiram untuk mencegah munculnya api dan memastikan penanganan dapat dilakukan secara maksimal,” ujarnya, Selasa, 22 September 2026.

Polres Seruyan bersama Satgas Gabungan Karhutla selanjutnya tetap melakukan pemantauan terhadap area yang telah terbakar.

 Langkah pendinginan menjadi bagian penting dalam penanganan Karhutla untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Pemantauan juga dilakukan sebagai upaya mencegah api kembali menyebar ke lahan di sekitar lokasi kebakaran, terutama di tengah kondisi kemarau yang meningkatkan risiko terjadinya Karhutla. (FAHRUL/j)