PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sebanyak 14 taekwondoin muda dari Dojang Kreasi Taekwondo Club Kota Palangka Raya ambil bagian dalam Taekwondo Academy Championship Open Tournament 2026 di GOR Hasanuddin HM, Banjarmasin.

Kejuaraan regional tersebut berlangsung pada 18–20 September 2026 dan mempertemukan ratusan atlet dari berbagai daerah di Kalimantan. Ajang ini menjadi kesempatan bagi para atlet muda Palangka Raya untuk mengukur kemampuan setelah menjalani latihan secara rutin di dojang.

Pemilik Kreasi Taekwondo Club Palangka Raya, Dedy Indarto, mengatakan keikutsertaan atlet dalam kompetisi menjadi bagian dari evaluasi perkembangan anak asuhnya. Menurut dia, kemampuan atlet tidak cukup hanya dilihat dari latihan dan ujian kenaikan tingkat.

“Ini adalah wadah unjuk gigi untuk melihat kemampuan. Kompetisi di Banjarmasin sangat penting bagi atlet-atlet muda,” ujar Dedy pada Selasa, 22 September 2026.

Dedy yang juga Ketua Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Kalimantan Tengah menjelaskan, pengalaman bertanding dibutuhkan agar atlet terbiasa menghadapi situasi pertandingan sesungguhnya.

Para atlet selama ini tidak hanya mendapatkan latihan teknik, tetapi juga menjalani proses pembinaan secara bertahap, termasuk ujian kenaikan tingkat. Dengan mengikuti kejuaraan, kemampuan tersebut dapat diuji ketika berhadapan langsung dengan atlet dari klub atau dojang lain.

Persaingan dalam kejuaraan berlangsung cukup ketat karena peserta datang dari berbagai klub, dojang dan perwakilan sekolah di Kalimantan Selatan maupun Kalimantan Tengah. Kondisi tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi bagi para taekwondoin muda Kreasi Taekwondo Club.

"Saya berharap pengalaman dari kejuaraan di Banjarmasin dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan atlet sekaligus meningkatkan kesiapan mereka menghadapi kompetisi berikutnya," katanya. (TESTI PRISCILLA/j)