PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Barito Selatan memperkuat kebersamaan dan kolaborasi.

Terutama kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kabut asap, serta kekurangan air bersih.

Pesan tersebut disampaikan Agustiar saat menghadiri Ramah Tamah dalam rangka Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan di Kantor Bupati Barito Selatan.

“Kalimantan Tengah adalah Huma Betang, rumah tempat kita hidup dan tumbuh bersama. Karena itu, saat ini Kalteng membutuhkan kepedulian dan dukungan kita semua agar terbebas dari karhutla dan kabut asap serta menghadapi kekurangan air bersih,” ujar Agustiar dalam keterangannya seperti dikutip Borneonews pada Selasa, 22 September 2026.

Agustiar menegaskan pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi persoalan tersebut sehingga peran masyarakat diperlukan untuk menjaga lingkungan, mencegah terjadinya kebakaran, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla.

“Kita bisa karena bersama, kita mampu jika bersatu,” tegasnya.

Agustiar menyampaikan Kalimantan Tengah saat ini berada dalam status tanggap darurat karhutla dan memasuki puncak musim kemarau pada September, kejadian karhutla meningkat serta dalam beberapa minggu terakhir telah menimbulkan kabut asap di sejumlah wilayah.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan mengambil langkah pencegahan guna mengurangi risiko karhutla serta dampaknya terhadap masyarakat. (HERMAWAN DP/y)