BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, menyebabkan Jalan Trans Kalimantan Km 9 hingga Km 10 Anjir dipenuhi asap tebal, Selasa sore, 22 September 2026.
Asap yang terbawa ke badan jalan membuat jarak pandang pengendara sangat terbatas. Berdasarkan laporan dari relawan di lokasi, jarak pandang di ruas tersebut hanya berkisar lima meter. Kondisi ini membuat pengendara harus ekstra waspada saat melintas.
Situasi tersebut terutama menjadi perhatian bagi pengendara yang melakukan perjalanan lintas provinsi.
Relawan setempat, Yudi, mengimbau pengendara untuk tidak memaksakan diri meneruskan perjalanan apabila kondisi asap semakin pekat. Pengendara juga diminta menggunakan masker selama melintas di kawasan terdampak asap.
"Harap berhati-hati di jalan, utamakan keselamatan. Dihimbau kepada seluruh masyarakat agar memakai masker," ujar Yudi.
Ia menambahkan, pengendara yang merasa tidak mampu melanjutkan perjalanan karena kondisi asap disarankan menepi atau putar balik. Tebalnya asap pada siang hari ini menjadi perhatian karena karhutla di kawasan Kapuas Timur masih berlangsung dan berdampak langsung terhadap jalur transportasi utama. (SABRIANOOR/y)









