KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bergerak cepat menangani dampak kesehatan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah.

Bantuan berupa masker, vitamin, dan oksigen didistribusikan ke sejumlah posko karhutla di tiga kecamatan. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan, dr. Riza Syahputra.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah terhadap kondisi udara dan risiko gangguan kesehatan yang dapat dialami masyarakat maupun petugas di lapangan akibat paparan asap karhutla.

Selain mendistribusikan bantuan ke posko karhutla, Dinkes Seruyan juga melakukan pemantauan terhadap ruang oksigen yang tersedia di sejumlah puskesmas.

Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung penanganan masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan maupun keluhan kesehatan lainnya akibat kondisi udara yang terdampak asap.

Tidak hanya untuk posko karhutla, bantuan kesehatan juga disalurkan melalui UPTD Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), RSUD Hanau, serta 12 puskesmas di wilayah Kabupaten Seruyan.

Distribusi tersebut mencakup kebutuhan kesehatan berupa masker, vitamin dan oksigen sebagai bagian dari kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan dalam menghadapi dampak karhutla.

Kadis Kesehatan Seruyan, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama kondisi udara masih terdampak asap.

“Masyarakat  diharapkan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan seperti sesak napas, batuk berkepanjangan, atau gangguan kesehatan lainnya, “ pintanya, Selasa, 22 September 2026.

Upaya distribusi bantuan kesehatan dan pemantauan fasilitas oksigen menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap siap menghadapi dampak karhutla dan kabut asap, sekaligus melindungi masyarakat serta petugas yang berada di wilayah terdampak. (FAHRUL/y)