BORNEONEWS, Kuala Kurun - Dalam beberapa bulan terakhir ini harga ayam ras di Kuala Kurun ibukota Kabupaten Gunung Mas sangat mahal. Saat ini harga ayam masih bertahan diharga Rp50 ribu per kilo gram.
Ibai, pedagang di pasar Kuala Kurun menuturkan mahalnya harga ayam lantaran pasokan dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan sangat sedikit. "Karena pasokan sedikit. Ukuran ayam yang dijual juga kecil," terang Ibai kepada Borneonews.co.id, Senin (16/1/2017) pagi.
Menurut Ibai, penjual ayam di Kuala Kurun hanya menyesuaikan harga beli dari pemasok. Bila harga mahal secara otomatis harga jualnya ke konsumen juga mahal.
Mahalnya harga ayam ras ini tentu sangat memberatkan masyarakat. "Kita bingung sudah cukup lama harga ayam mahal. Biasanya rata-rata Rp30 riu sampai Rp35 ribu," kata Yulli, warga Kuala Kurun. (EPRA SENTOSA/B-6)
Ibai, pedagang di pasar Kuala Kurun menuturkan mahalnya harga ayam lantaran pasokan dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan sangat sedikit. "Karena pasokan sedikit. Ukuran ayam yang dijual juga kecil," terang Ibai kepada Borneonews.co.id, Senin (16/1/2017) pagi.
Menurut Ibai, penjual ayam di Kuala Kurun hanya menyesuaikan harga beli dari pemasok. Bila harga mahal secara otomatis harga jualnya ke konsumen juga mahal.
Mahalnya harga ayam ras ini tentu sangat memberatkan masyarakat. "Kita bingung sudah cukup lama harga ayam mahal. Biasanya rata-rata Rp30 riu sampai Rp35 ribu," kata Yulli, warga Kuala Kurun. (EPRA SENTOSA/B-6)








