PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo menilai SMK memiliki potensi besar untuk menjadi motor pengembangan sekolah mandiri.

Menurut Reza, pembelajaran vokasi dapat diarahkan pada penciptaan produk dan jasa yang memiliki nilai ekonomi.

Dengan pendekatan tersebut, sekolah dapat mengembangkan unit usaha yang relevan dengan potensi dan keahlian yang dimiliki.

Hasil dari unit usaha tersebut diharapkan dapat membantu mendukung kebutuhan operasional sekolah.

“Saya ingin sekolah mandiri, punya usaha dan bisa membiayai operasional sekolah,” sebut Reza dalam keterangannya seperti dikutip borneonews pada Selasa, 22 September 2026.

Siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga memperoleh pengalaman bagaimana sebuah inovasi dikembangkan menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Dorongan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Disdik Kalteng membangun pendidikan yang adaptif terhadap tantangan zaman.

Sekolah diharapkan mampu melihat persoalan di sekitarnya sebagai peluang untuk berinovasi. Pendidikan diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan yang siap bekerja, tetapi juga generasi yang mampu menciptakan solusi dan membuka peluang usaha.

Generasi tersebut diharapkan mampu membangun kemandirian dari daerahnya sendiri. (HERMAWAN DP/R)