BORNEONEWS, Muara Teweh – Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Barito Utara memperbarui data pelaku Industri Kecil dan Menengah atau IKM guna memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai kondisi usaha di daerah tersebut.
Kepala Disdagrin Barito Utara Mastur mengatakan, pendataan dilakukan langsung di lapangan agar informasi mengenai keberadaan, jenis usaha dan perkembangan pelaku IKM sesuai dengan kondisi aktual.
“Pendataan ini kita lakukan untuk memastikan data pelaku IKM di lapangan benar-benar sesuai dengan kondisi yang ada. Data yang akurat sangat diperlukan sebagai dasar pemerintah daerah dalam menentukan langkah pembinaan dan pengembangan usaha,” kata Mastur di Muara Teweh, Rabu, 23 September 2026.
Salah satu lokasi pendataan berada di Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah.
Petugas mendatangi pelaku usaha untuk memperbarui informasi yang nantinya akan menjadi bagian dari basis data IKM Kabupaten Barito Utara.
Menurut Mastur, keberadaan data yang valid penting karena setiap pelaku usaha memiliki kondisi dan kebutuhan berbeda.
Informasi tersebut dapat digunakan pemerintah daerah dalam menentukan program pembinaan, pengembangan kapasitas maupun dukungan peningkatan daya saing secara lebih terarah.
“Keberadaan pelaku IKM memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, pemerintah daerah perlu memiliki data yang valid agar program pembinaan dapat diberikan secara lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Hasil pendataan juga akan digunakan untuk mengetahui perkembangan usaha yang berjalan, termasuk potensi produk yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
Disdagrin berharap pembaruan data tidak hanya menjadi kegiatan administratif, tetapi dapat menjadi dasar dalam menyusun kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku IKM.
“Kita berharap melalui pendataan ini, pelaku IKM dapat terus berkembang dan semakin mampu meningkatkan kualitas serta daya saing produknya. Pemerintah akan terus mendorong dan mendukung keberadaan IKM sebagai salah satu bagian dari penguatan ekonomi daerah,” kata Mastur.
Ia juga meminta pelaku usaha memberikan informasi secara lengkap selama proses pendataan.
Partisipasi tersebut dinilai penting agar pemerintah memiliki gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kondisi IKM, baik dari sisi jenis usaha, perkembangan maupun kebutuhan pembinaan.
“Bersama kita mendukung IKM, menguatkan ekonomi daerah,” pungkasnya.









