PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan, meminta pengawasan terhadap penjualan bahan bakar minyak (BBM) eceran diperketat, terutama di tengah kondisi pasokan BBM yang sempat memicu antrean panjang di sejumlah SPBU.

Hatir meminta pihak terkait memastikan harga BBM yang dijual secara eceran tidak mengalami kenaikan yang tidak wajar atau dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk mengambil keuntungan berlebihan.

“Penjualan BBM eceran juga harus diawasi. Jangan sampai ada permainan harga yang merugikan masyarakat,” kata Hatir, Rabu, 23 September 2026.

Menurutnya, pengawasan diperlukan agar masyarakat tetap mendapatkan BBM dengan harga yang wajar, terutama ketika terjadi keterbatasan pasokan.

Hatir juga meminta pemerintah dan instansi terkait melakukan pemantauan terhadap distribusi BBM hingga tingkat pengecer. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah praktik yang dapat memperberat beban masyarakat.

Ia berharap kondisi pasokan BBM dapat segera kembali normal sehingga antrean panjang dan keresahan masyarakat tidak terus berlanjut.

“Yang paling penting masyarakat jangan sampai dirugikan karena persoalan distribusi dan harga,” ujarnya. (MARINI/Y)